Opsi Konfigurasi (sesuai dengan pengaturan saat instalasi debian)
IP address : 192.168.1.90
SM : 255.255.255.0
Domain : tigatkj-smkamanah.sch,id
Langkah-langkah
1. Instal paket software DNS yaitu bind9
# apt-get install bind9
2. Edit file named.conf yang berada pada direktori /etc/bind
# cd /etc/bind <enter>
# pico named.conf <enter>
Tambahkan perintah berikut di bagian bawah sebelum baris paling akhir (include …..)
zone "tigatkj-smkamanah.sch.id" {
type master;
file "/etc/bind/db.tigatkj";
};
zone "1.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.90";
};
Setelah selesai simpan dengan menekan Ctrl+x kemudian S lalu enter
3. Buat file db.tigatkj dan db.90 dengan mengkopi file db.local dan db.127
# cp db.local db.tigatkj
# cp.127 db.90
4. Edit file db.tigatkj dengan perintah # pico db.tigatkj
Edit sehingga menjadi seperti dibawah ini
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA tigatkj-smkamanah.sch.id. root.tigatkj-smkamanah.sch.id (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS tigatkj-smkamanah.sch.id.
@ IN A 192.168.1.90
www IN CNAME @
5. Edit file db.90 dengan perintah # pico db.90
Edit sehingga menjadi seperti dibawah ini
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA tigatkj-smkamanah.sch.id. root.tigatkj-smkamanah.sch.id (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS tigatkj-smkamanah.sch.id.
1.168.192 IN PTR @
6. Konfigurasi file resolv.conf
Juga, jangan lupa untuk menyesuaikan resolv.conf dengan name server yang telah kita buat.
Masuk dan edit file resolv.conf dengan cara :
# pico /etc/resolv.conf
Dan sesuaikan sehingga menjadi :
search tigatkj-smkamanah.sch.id
nameserver 192.168.1.90
7. Lakukan restart bind9
# /etc/init.d/bind9 restart
8. Untuk pengujian lakukan dengan perintah
# nslookup tigatkj-smkamanah.sch.id
# nslookup www.tigatkj-smkamanah.sch.id
# nslookup 192.168.1.90
Jika ada muncul seperti dibawah ini maka berhasil
root@server:# nslookup bloganakkomputer.com
Server: 192.168.1.90
Address: 192.168.1.90#53
Name: tigatkj-smkamanah.sch.id
Address: 192.168.1.90
9. Selesai
Membuat virtual LAN di Debian 5
Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. Dengan kata lain satu perangkat LAN memiliki lebih dari satu alamat IP tetapi secara virtual. Dalam seri pelajaran ini vlan berfungsi sebagai pembuatan subdomain seperti contoh dibawah ini
Domain : tigatkj-smkamanah.sch.id IP : 192.168.1.100/24
Subdomain1 : www.tigatkj-smkamanah.sch.id IP : 192.168.1.100/24
Subdomain2 : mail.tigatkj-smkamanah.sch.id IP : 192.168.1.101/24
Berikut langkah-langkah membuat vlan
1. Install vlan # apt-get install vlan
2. Edit file interface # pico /etc/network/interfaces
tambahkan baris paling bawah perintah dibawah ini
up ip addr add 192.168.1.91/24 brd 192.168.1.255 dev eth0 label eth0:2
up ip addr add 192.168.1.92/24 brd 192.168.1.255 dev eth0 label eth0:3
3. setelah selesai restart computer
4. lakukan pengujian dengan ping
# ping 192.168.1.91
# ping 192.168.1.92
Membuat Router di Debian 5
silahkan aktifkan dulu network interface dengan perintah berikut:
# ifconfig eth0 up
# ifconfig eth1 up
Pertama harus kita definisikan IP yang ada digunakan
Misalkan inetrface untuk koneksi internet berada pada eth0
IP : 192.168.1.90/24
Gateway : 192.168.1.254 (alamat IP dari internet)
Untuk interfaace local ditaruh di eth1
IP : 192.168.1.254/24
dari definisi diatas dikonfigurasikan kedalam sistem debian dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Memasukkan IP di interfaces (eth)
dengan perintah
# pico /etc/network/interfaces
kemudian edit filenya menjadi sebagai berikut:
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.80
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.254
………………………………
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.10.254
netmask 255.255.255.0
network 192.168.10.0
broadcast 192.168.10.255
2. kemudian kita edit file rc.local
(digunakan untuk melukan routing walaupun di restart)
dengan perintah
# pico /etc/rc.local
sebelum baris exit 0 ditambahkan
iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE
3. Aktifkan ip forward
dengan perintah
# pico /etc/sysctl.conf
cari kata #net.ipv4.ip_forward=1
kemudian hilangkan tanda #
4. Restart network
perintah
#/etc/init.d/networking restart
5. reboot (restart) komputer
kalau tidak mau komputernya di restart ketikan aja
iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE
Untuk mengecek apakah konfigurasi sudah benar
# iptables –t nat –n –L
dan akan muncul
Chain PREROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
Chain POSTROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
Chain OUTPUT (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
untuk pengisian client adalah
IP : 192.168.10.1 - 253 /24
Gateway : 192.168.10.254
Preferred DNS Server : misal Dari ISP
Alternate DNS server : misal dari ISP
Untuk melihat table routing
# route –n
SSH SERVER
INSTALL SSH pada server
# apt-get install openssh-server
Pada client (windows) menguunakan aplikasi putty
Download link http://www.putty.org/







0 komentar:
Post a Comment